Bekasi Photo Marathon Promosikan Kota Bekasi – RadarBekasi

Kutipan berita dari RadarBekasi.id

RADARBEKASI, BEKASI – Dalam menyukseskan semarak HUT Kota Bekasi ke-23, Pemkot Bekasi untuk ketiga kalinya bersinergi dengan APFI Pengcab Bekasi dan Produsen Camera Canon helat acara Canon Bekasi Photo Marathon. Acara yang mengambil tema “Bekasi Punya Cerite” ini berlangsung di Lagoon Avenue Mall, Sabtu (7/3).

Menurut Ketua APFI Pengda Jabar Rizki Trestianto, tema yang diambil ini bertujuan untuk mengenalkan serta mengangkat Kota Bekasi dari berbagai aspek agar keberadaan Kota Bekasi yang semakin hari semakin menunjukan kemajuan dan perkembangannya sebagai Kota Metropolitan lebih dikenal oleh masyarakat luas khususnya anak-anak milenial. Baik itu dari segi perkembangan ekonominya, sebagai tempat investasi, pembangunan infrastruktur, budaya, sosial, serta Kota yang mengedepankan akulturasi serta kerukunan dalam beragama.

“Selama ini masyarakat hanya mengenal Kota Bekasi dari cerita cerita yang kurang baiknya saja. Padahal tidak seperti itu. Kota Bekasi memiliki banyak cerita yang membanggakan yang belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Ambilah contoh prestasi anak anak SMUN 2 yang telah membawa nama harum bangsa dengan tampil diberbagai daerah di Asia Tenggara,” terang Rizki.

Lanjut pria yang akrab disapa Kiki ini, melalui Canon Bekasi Photo Marathon diharapkan bisa membantu meningkatkan promosi Kota Bekasi melalui visual visual yang menceritakan perkembangan dan kemajuan Kota Bekasi melalui lensa camera para peserta.
CBPM kali ini diikuti kurang lebih 250 peserta yang dikhususkan bagi pelajar dan mahasiswa.

Sementara, Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi Encu Hermana Radhman mengatakan, bahwa cerita perkembangan dan pertumbuhan Kota Bekasi dari segala bidang wajib diketahui oleh kalangan milenial khususnya para pelajar dan mahasiswa. Sebab, sambung dia, dengan semakin mengenalnya anak anak muda terhadap perkembangan dan pertumbuhan Kotanya maka mereka akan semakin bangga dengan Kota mereka tinggal.

“Acara ini sangat positif sekali bagi generasi muda Kota Bekasi agar lebih mengenal cerita cerita tentang pertumbuhan dan perkembangan Kotanya. Dan, sekaligus membantu memberikan penyadaran dan edukasi kepada masyarakat luas dari berbagai stigma negatif atau berita hoax terhadap Kota Bekasi,” tandas Encu, dalam kesempatan tersebut. (oke)

Berita : RadarBekasi.id
Dok. : Panitia

Uji Kompetensi Fotografi Level 3 Terbanyak Se-Indonesia Diikuti 100 Peserta

Kerjasama lembaga dan asosiasi fotografi Leskofi, TUK Inova Bandung, APFI Pengcab Bekasi bersama TUK Gallery Studio Nila Photowork mengadakan ujian kompetensi fotografi level 3 yang diikuti kurang lebih 100 peserta baik dari SMK maupun pekerja profesional fotografi se-Jabodetabek yang bertempat di Kodim 0507 Bekasi, Sabtu (30/11).

DR Tri Adhianto Tjahyono, Wakil Walikota Bekasi, dalam sambutannya membuka acara tersebut, mengatakan bahwa ujian kompetensi fotografi ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme para pegiat fotografi di Indonesia dalam menghadapi persaingan pasar bebas Asia.

“Ujian kompetensi ini sangat bagus bagi para pegiat fotografi profesional. Dimana, dengan adanya sertifikasi ini mereka diakui negara sebagai fotografer profesional yang berkompeten dibidangnya, sekaligus sebagai bekal bagi mereka dalam menghadapi persaingan pasar bebas Asia,”ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0507 Kota Bekasi, Kolonel Inf Rama Pratama, M.Si (HAN) sangat mengapresiasi diadakannya uji kompetensi fotografi di bawah pengawasan Leskofi dan APFI ini sebagai upaya untuk meningkatkan mutu para pegiat fotografi agar lebih berkompeten dibidangnya.

“Ujian kompetensi ini jelas, yakni melahirkan para fotografer yang berkompeten dibidangnya. Jadi fotografi bukan lagi sebagai hobbi namun sebagai sarana membuka peluang kerja,” tutur Kolonel Inf Rama yang juga sebagai Pembina APFI Pengcab Bekasi ini.

Sementara itu, Rizki Trestianto Ketua APFI Pencab Bekasi menjelaskan bahwa pelaksanaan ujikom ini setiap peserta tidak dikenakan biaya sama sekali. Karena biaya pelaksanaan ujikom ini merupakan bantuan dari Kementerian Pendidikan.

“Biasanya, setiap peserta yang mengikuti ujikom ini dikenakan biaya antara 1-1,5 juta rupiah. Namun untuk kali ini 100 peserta yang mengikuti ujikom dibebaskan biaya pendaftaran tersebut,” terang pria yang akrab disapa Kiki ini.

Kiki juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Ujikom kali ini merupakan pelaksanaan ujikom terbanyak se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Leskofi dan APFI.

“Sudah lima kali  Pengcab Bekasi Bersama TUK Gallery Studio Nila Photowork melaksanakan ujikom. Dan kali ini, adalah pelaksanaan ujikom terbanyak se-Indonesia di bawah pengawasan Leskofi dan APFI, “ paparnya.

Press Release MUSCAB APFI PENGCAB BEKASI 2019

Press Release
MUSCAB APFI PENGCAB BEKASI
BEKASI, 28 JUNI 2019

Pada Tgl 28 Juni 2018 pengurus Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Pengurus Cabang Bekasi mengadakan Musyawarah Cabang (Muscab), bertempat di Restoran Wulan Sari Bekasi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Komandan Kodim 0507/Bekasi Letkol Arm Abdi Wirawan.S.H.,M. Tr (Han), yang pada kesempatan tersebut didaulat untuk menjadi Pembina APFI Pengcab Bekasi. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan arahan untuk seluruh pengurus dan anggota APFI Pengcab Bekasi untuk saling menjaga kesatuan dan persatuan melalui organisasi profesi ini, beliau juga menyampaikan harapan bahwa organisasi profesi ini dapat mendorong majunya industri kreatif khususnya di kota bekasi.

APFI merupakan Asosiasi Profesi yang berdiri sejak tahun 2014, memiliki visi untuk mengangkat profesionalisme fotografer Indonesia di tingkat nasional maupun internasional dan untuk pengembangan fotografi. Sedangkan misi dari pembentukan APFI adalah sebagai wadah komunikasi fotografer di Indonesia, meningkatkan standar kompetensi fotografer Indonesia, memberikan advokasi kepada fotografer Indonesia, meningkatkan kesejahteraan fotografer Indonesia, serta mengupayaan pengembangan sarana dan prasarana fotografi Indonesia.

APFI Pengcab Bekasi di deklarasikan pada tahun 2017. Seiring waktu, APFI Pengcab Bekasi telah melakukan bekerja dengan berbagai intansi Pemerintah Daerah, TNI, BUMN, dan berbagai pihak Swasta. APFI Pengcab Bekasi merangkul para fotografer di Kota bekasi untuk meningkatkan mutu dan kompetensi di bidang fotografi dengan mengadakan berbagai workshop dan turut mensukseskan program pemerintah dengan meningkatkan kompetensi profesi fotografi melalui Sertifikasi Berbasis SKKNI.

Berbagai perhelatan akbar yang telah di selenggarakan oleh APFI Pengcab Bekasi antara lain Ujian Sertifikasi Kompetensi Fotografi yang berkerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Kompetensi Fotografi Indonesia (LESKOFI), Workshop dan Lomba foto bertema “Membingkai Budaya Dalam Fotografi” dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Kota Bekasi ke-21 Tahun 2018, event Canon Weddingraphy pada bulan Agustus tahun 2018, Canon Bekasi Photomarathon 2019 sebagai rangkaian acara memeriahkan HUT Kota Bekasi ke-22 pada bulan Maret 2019 yang di buka oleh WALI KOTA Bekasi DR. Rahmat Effendi , Lomba FOTO TMMD ke-104 KODIM 0507/Bekasi yang di hadiri oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D.

Salam Fotografi.
Pengurus.

Fotografi komersial bersama Ully Zoelkarnain

“You don’t take photograph, you make it!.”

Diatas adalah kutipan kata yang legendaris dari Ansel Adams, fotografer revolusioner dari Amerika Serikat sering dijuluki bapak fotografi dunia.

Lalu apa bedanya kata ‘take’ dengan ‘make’? Mengambil gambar dan menciptakan gambar?

Jawabannya mungkin ada di workshop Commercial Photography with Ully Zoelkarnain yang diadakan oleh APFI Pengcab Bekasi Hari jum’at 16 November 2018 kemarin.

Ully Zoelkarnain merupakan praktisi yang aktif dalam bidang fotografi komersial. Klien yang pernah menggunakan jasa nya antara lain Wardah, Toyota, Citibank dan banyak lagi.

Perbedaan mendasar dari fotografi komersial adalah penggunaan sumber cahayanya. Lebih lanjut Ully menjelaskan kualitas cahaya adalah hal yg menentukan dalam komersial fotografi. Keras dan lembutnya cahaya bisa kita modifikasi sedemikian rupa sehingga menciptakan foto yg bagus. Untuk memodifikasi cahaya tersebut, dibutuhkan alat-alat baik yg sederhana ataupun yang rumit sekalipun.

Dalam workshop juga dijelaskan, keras dan lembutnya cahaya ditentukan oleh penggunaan aksesoris lighting seperti standard reflector, payung, softbox, octabox, honeycomb grid, dan lain sebagainya. Praktek Penggunaan alatnya pun dijabarkan secara rinci oleh mas Ully yang saat ini sibuk dengan studio ULz Commercial Photography yang didirikannya sejak tahun 2011.

Sekitar 30 peserta workshop sangat antusias mendengarkan penjelasan dengan suasana yang hangat dan santai namun tetap sarat akan pengetahuan. Peserta adalah Anggota APFI dan juga peserta umum yang datang dari berbagai daerah seperti depok dan jakarta. Workshop dibagi 2 sesi teori dan praktek. Peralatan praktek workshop disupport secara penuh oleh Jinbei dan Manfrotto pada acara yg bertempat di Sekretariat APFI Pengcab Bekasi, Ruko BSK Kalimalang.

Di sela-sela waktu pelaksanaan workshop, Ketua APFI Pengcab Bekasi Rezki Trestianto menjelaskan “alasan utama kenapa fotografi komersial yg di angkat antara lain adalah tingginya minat anggota APFI dalam fotografi komersial’. “Di samping itu, di Bekasi sendiri workshop mengenai komersial fotografi komersial masih sangat jarang karena kebanyakan yg ada adalah fotografi model dan fashion”, ujar Rezki secara santai sambil bercengkrama dengan Ditto Birawa dan WS Pramono yg juga hadir sebagai tamu undangan.

Nah… kalo udah tau kalo fotografi itu tentang menciptakan gambar, masih mau asal jepret?

(APFI Bekasi/ZT)

APFI Pengcab Bekasi Menjadi Juri Rally Photo di SMAN 6 Bekasi

20 Oktober 2018. APFI Pengcab Bekasi diminta menjadi juri pada acara Rally Photo di SMAN 6 Bekasi, diikuti oleh peserta sebanyak 21 siswa dari beberapa sekolah yang ada di Bekasi.

Teknis penjurian yang dilakukan berdasarkan beberapa kriteria yaitu Komposisi Foto, Tata Cahaya, Ketepatan Tema, Keunikan Karya dan Kesesuaian Cerita.

Saat ini SMAN 6 Bekasi bersama dengan Creatology.com mengangkat tema INFINITY “Incredible Future in Creativity” dalam Rally Photo yang dilombakan.

APFI Pengcab Bekasi diwakili oleh Sdr. Septa Anjar Kusuma dan Sdr. Zulkifli Tanjung.