Fotografi komersial bersama Ully Zoelkarnain

“You don’t take photograph, you make it!.”

Diatas adalah kutipan kata yang legendaris dari Ansel Adams, fotografer revolusioner dari Amerika Serikat sering dijuluki bapak fotografi dunia.

Lalu apa bedanya kata ‘take’ dengan ‘make’? Mengambil gambar dan menciptakan gambar?

Jawabannya mungkin ada di workshop Commercial Photography with Ully Zoelkarnain yang diadakan oleh APFI Pengcab Bekasi Hari jum’at 16 November 2018 kemarin.

Ully Zoelkarnain merupakan praktisi yang aktif dalam bidang fotografi komersial. Klien yang pernah menggunakan jasa nya antara lain Wardah, Toyota, Citibank dan banyak lagi.

Perbedaan mendasar dari fotografi komersial adalah penggunaan sumber cahayanya. Lebih lanjut Ully menjelaskan kualitas cahaya adalah hal yg menentukan dalam komersial fotografi. Keras dan lembutnya cahaya bisa kita modifikasi sedemikian rupa sehingga menciptakan foto yg bagus. Untuk memodifikasi cahaya tersebut, dibutuhkan alat-alat baik yg sederhana ataupun yang rumit sekalipun.

Dalam workshop juga dijelaskan, keras dan lembutnya cahaya ditentukan oleh penggunaan aksesoris lighting seperti standard reflector, payung, softbox, octabox, honeycomb grid, dan lain sebagainya. Praktek Penggunaan alatnya pun dijabarkan secara rinci oleh mas Ully yang saat ini sibuk dengan studio ULz Commercial Photography yang didirikannya sejak tahun 2011.

Sekitar 30 peserta workshop sangat antusias mendengarkan penjelasan dengan suasana yang hangat dan santai namun tetap sarat akan pengetahuan. Peserta adalah Anggota APFI dan juga peserta umum yang datang dari berbagai daerah seperti depok dan jakarta. Workshop dibagi 2 sesi teori dan praktek. Peralatan praktek workshop disupport secara penuh oleh Jinbei dan Manfrotto pada acara yg bertempat di Sekretariat APFI Pengcab Bekasi, Ruko BSK Kalimalang.

Di sela-sela waktu pelaksanaan workshop, Ketua APFI Pengcab Bekasi Rezki Trestianto menjelaskan “alasan utama kenapa fotografi komersial yg di angkat antara lain adalah tingginya minat anggota APFI dalam fotografi komersial’. “Di samping itu, di Bekasi sendiri workshop mengenai komersial fotografi komersial masih sangat jarang karena kebanyakan yg ada adalah fotografi model dan fashion”, ujar Rezki secara santai sambil bercengkrama dengan Ditto Birawa dan WS Pramono yg juga hadir sebagai tamu undangan.

Nah… kalo udah tau kalo fotografi itu tentang menciptakan gambar, masih mau asal jepret?

(APFI Bekasi/ZT)